Minggu, 21 September 2014

Ilu Inu Imu VMware vCenter Appliance


APA ITU VMWARE VCENTER APPLIANCE?
Sebelum vSphere 5.0, kita hanya bisa menjalankan vCenter pada Windows Server, baik dijalankan pada server Windows fisik maupun pada virtual machine (VM). Mulai vSphere 5.1, tersedia pilihan untuk menjalankan vCenter dalam bentuk appliance yang otomatis mengurangi biaya lisensi Windows Server.
vCenter appliance merupakan paket sistem berbasis SUSE Linux Enterprise Server 11 64 bit. vCenter appliance sudah menyertakan database IBM DB2 yang memadai untuk menjalankan maksimum 5 ESXi hosts dan maksimum 50 VM.
vCenter appliance juga mendukung database Oracle dan IBM DB2 databases jika ingin dikembangkan untuk mengelola > 5 host atau > 50 VM.
Sama seperti vCenter berbasis Windows Server, vCenter appliance juga bisa dikelola menggunakan akses web maupun via vSphere client
vavai-excellent-vmware-vcenter


It Is Time to Upgrade to vSphere 5.5!
=>vSphere ESXi Hypervisor Features

Pada ESXi5, apakah lisensi ESX4 masih bisa digunakan?

JAWAB: Tidak bisa. harus upgrade license dari ver. 4 ke ver. 5. Jika SnS masih valid, tinggal masuk ke license portal, kemudian upgradde ke ver.5


- Pada vSphere4 ada dua kelompok produk yaitu ESX (berbayar) dan ESXi (free, standalone), bagaimana dengan vSphere5?

JAWAB: Please note, VMware will not support ESX again. vSphere 5 hanya ada ESXi. Hal yang mendasar adalah ESXi lebih kecil dan lebih secure dibanding ESX. Bukan dalam artian ESX berbayar dan ESXi free. ESX/ESXi adalah hypervisor VMware. ESXi bukan linux, ESXi adalah baremetal.


- Pada ESX4 meskipun dibangun dengan teknologi linux, namun masih kurang bersahabat dengan linux, dimana converting physical to virtual mesin linux masih mengalami masalah, bagaimana dengan ESXi5?

JAWAB : Coba gunakan Standalone Converter 5. Sebelumnya hanya untuk Windows Guest OS 100% converted, untuk Linux perlu dilakukan manual configuration. Hal ini sudah diperbaiki di Standalone Converter 5. (Download dari VMware)


- Kabarnya Redhat juga mengeluarkan produk serupa vmware yang memiliki kemampuan dimana tidak lagi diperlukan vCenter, bagaimana dengan ESXi5, dan apakah ada plan vmware kesana?

JAWAB: Banyak vendor mengeluar product virtualization seperti Microsoft, Citrix, RedHat, SunSolaris, IBM, etc. Coba check ke VMware website untuk perbandingan vSphere dan RedHat. Again, dari sisi technical akan lebih bagus jika kita dapat mencoba, compare sendiri. Download vSphere 5 di VMware Website. RedHat mempunyai 2 component yaitu RHEV (their bare-metal hypervisor platform) and RHEV-M (their management utilities). Silakan dowload dari website mereka.


- Pada bagian download ESXi5 ada VMWare Tools CD yang berisi VMware Tools 5.0 - CD image for Linux Guest OSes, tools ini gunanya apa ya?

JAWAB:Masing2 guest OS harus diinstall VMware Tools baik itu Windows ataupun Linux. VMware Tools 5.0 - CD image for Linux Guest OS adalah VMware Tools.

=============================================================


Keuntungan menggunakan vCenter appliance :
  1. Simplikasi Deployment, konfigurasi sistem dilakukan via web, tidak perlu melakukan instalasi vSphere client berbasis Windows. Bisa diakses baik via Windows maupun Linux dan Mac
  2. Biaya lisensi lebih rendah, karena tidak perlu membeli lisensi Windows Server untuk vCenter maupun Windows client (XP, Vista, 7, 8) untuk vSphere client
  3. Keseragaman Tampilan. User yang terbiasa mengakses vCenter tidak mengalami kendala karena tidak ada perbedaan akses via vSphere client ataupun via web
  4. Model Akses Aplikasi VMware Kedepan. Beberapa aplikasi VMware seperti vSphere Data Protection hanya bisa diakses menggunakan vSphere Webclient, yang salah satunya disediakan via vCenter Appliance, tidak bisa menggunakan vCenter yang diakses menggunakan vSphere Client berbasis Windows.
Kekurangan Menggunakan vCenter Appliance :
  1. vCenter Linked Mode. vCenter Appliance belum mendukung opsi link mode agar terintegrasi dengan vCenter lainnya
  2. Tidak Support Microsoft SQL Server. vCenter appliance tidak mendukung database Microsoft SQL Server
  3. Ipv6. vCenter appliance belum mendukung akses via IPv6

Tanya:
1. Apakah vendor-vendor di Indonesia sudah siap dengan ESXi5?
2. Misalkan saya punya 3 mesin dengan merk, prosesor (64bit) dan besaran RAM yang berbeda, apakah dapat membentuk 1 kelompok pool?


JAWAB:

Untuk CLI command ESXi (
cara commandline / SSH seperti ESX4
) try this link:


Hampir semua partner level Enterprise menggunakan ESXi sebagai hypervisor, karena mulai dari ver.4.0, VMware sudah mengeluarkan pengumuman tidak akan support ESX, hanya ESXi. di versi 5, hanya ada ESXi. Let me know jika ada partner/vendor yang belum familiar dengan ESXi.

Mungkin yang dimaksud adalah Cluster? Sebaiknya dalam 1 Cluster mempunyai family processor yang sama, Intel semua atau AMD semua. vMotion atau DRS hanya berfungsi dengan family yang sama yaitu Intel ke Intel atau AMD ke AMD.

Compatibility check this link:
kb.vmware.com/kb/1005764
kb.vmware.com/kb/1003212
=============================================================================



INSTALASI VMWARE VCENTER APPLIANCE
vCenter appliance bisa di download melalui http://vmware.com/download. Bisa didownload dalam bentuk file .ova maupun .ovf. Jika  mendownload file ovf, jangan lupa download juga file vmdk-nya
Sebelum melakukan instalasi/deployment vCenter Appliance, siapkan terlebih dahulu hal-hal sebagai berikut :
  1. Kecukupan resources untuk deploy VM dengan memory minimal 4 GB (standard 8 GB), processor minimal dual core. vCenter Appliance bisa dijalankan sebagai VM pada vSphere atau VMWare Workstation
  2. Kapasitas harddisk 80 GB
  3. File vCenter Server Appliance versi OVF+VMDK atau versi OVA, dapat didownload melalui website VMWare
  4. Setting DNS Server (baik forward DNS maupun Reverse DNS) untuk mengenali nama host dari vCenter. Misalnya untuk vCenter diberi nama vcenter.excellent.co.id, baik A records maupun PTR recordsnya harus diset disisi DNS Server
Untuk deploy vCenter Appliance, silakan lakukan proses sebagai berikut :
  1. Buka vCenter Client dan koneksikan dengan host yang dituju
  2. Pilih menu File | Deploy OVF Template
    vavai-excellent-vmware-vcenter-appliance-deployment
  3. Pilih file .OVA atau OVF vCenter Server Appliance yang sudah didownload
  4. Ikuti wizard yang diberikan
    vavai-excellent-vmware-vcenter-appliance-deployment-wizard
Setelah proses deploy dan restart, kita bisa melakukan konfigurasi lebih lanjut melalui menu konsole ataupun via web.
vavai-excellent-vmware-vcenter-cli
Catatan : Ada kalanya saat instalasi selesai dilakukan, konfigurasi network belum disetting sehingga kita tidak dapat mengakses tampilan web. Jika ini yang terjadi, silakan masuk ke menu konsole dengan user name : root dan password : vmware kemudian menjalankan perintah :
1./opt/vmware/share/vami/vami_config_net
vavai-excellent-vmware-vcenter-config-network
Setelah selesai melakukan instalasi dan konfigurasi network, kita bisa mengakses vCenter Server Appliance melalui web (vCenter Webclient) dengan membuka alamat URL/IP dari vCenter atau mengaksesnya menggunakan aplikasi VMware vSphere Client berbasis Windows.
vavai-excellent-vmware-vcenter-web
Berikut adalah contoh tampilan akses menggunakan web via browser. Kita bisa mengaksesnya baik pada sistem Windows, Linux maupun Mac.
vavai-excellent-vmware-vcenter-webclient-login
vavai-excellent-vmware-vcenter-webclient
Gambar berikut adalah tampilan vCenter Appliance jika diakses menggunakan VMware vSphere Client berbasis Windows, tidak ada bedanya dengan akses vCenter berbasis Windows Server.
==================

Tips Belajar VMWare Virtualization Technology : vSphere 5


Salah satu hambatan terbesar bagi rekan-rekan yang hendak belajar VMWare vSphere adalah “Mulai belajar darimana??”. Jadi ibarat orang berjalan ke suatu tempat, yang sulit bukanlah melintasi perjalanannya melainkan menentukan jalur dan jalan mana yang hendak diambil.
Lupakan soal banyaknya istilah dan jargon yang melingkupi dunia VMWare. Tidak usah pusing memikirkan apa bedanya VMWare Player, VMWare Workstation, VMWare Server, VMWare ESX, ESXi, VMWare vCloud, VMWare vShield, VMWare vCenter dan lain-lain. Jika anda ingin belajar teknologi virtualisasi server yang powerful, ikuti saran saya sebagai berikut :
  1. Install VMWare vSphere Hypervisor alias VMWare ESXi. VMWare ESXi gratis untuk dipergunakan. Panduan instalasi bisa dibaca disini. Kalau ada peringatan 60 days evaluation, itu karena belum memasukkan serial key. Serial key bisa didownload dari website VMWare bersamaan dengan download file installer ESXi
  2. Install VMWare vSphere Client. VMWare vSphere Client adalah aplikasi .exe yang diinstall diatas sistem Windows untuk manajemen vSphere. VMWare vSphere Client juga gratis, bisa dipergunakan untuk memasukkan serial number, konfigurasi storage, network, install Virtual Machine dan lain sebagainya. Sayangnya belum tersedia VMWare vSphere Client untuk Linux kecuali versi CLI (Command Line)
  3. Belajar instalasi Virtual Machine, baik dari iso di lokal, iso di server, CD/DVD di lokal maupun instalasi dari template (file .ovf). Ini banyak gunanya pada saat implementasi sistem.
  4. Belajar cara snapshot, fungsi snapshot dan backup-restore image VMWare
  5. Belajar cara mengkonversi sistem fisik ke virtual dengan VMWare Converter (nama lengkapnya : VMWare vCenter Converter Stand Alone). Aplikasi berbasis Windows ini sangat powerful untuk memindahkan sistem baik Linux maupun WIndows, bahkan dalam kondisi sedang menyala sekalipun. VMWare Converter juga bisa digunakan untuk memindahkan Virtual Machine dari VMWare Workstation atau dari vSphere lain atau bahkan dari Microsoft Hyper-V
  6. Belajar VMWare vCenter untuk manajemen vSphere secara lengkap. VMWare vCenter dapat digunakan untuk manajemen tingkat lanjut dari vSphere misalnya untuk vMotion,  vSphere Distributed Resource Scheduler (DRS),  vSphere High Availability (HA) dan vSphere Fault Tolerance
    (FT)
Lihat, tidak butuh penjelasan berbelit-belit untuk mulai belajar vSphere dari dasar hingga paling tidak bisa melakukan implementasi di klien. Jika sudah cukup capable dan cukup punya uang, bisa ambil sertifikasi VCP (VMWare Certified Professional).
Bagi yang ingin langsung belajar tanpa harus mondar-mandir kesana kemari, bisa juga mengikuti Special Class Training : Infrastructure Virtualization Menggunakan VMWare vSphere Hypervisor yang diselenggarakan oleh Excellent dengan biaya yang relatif sangat terjangkau.
===================================================




Tidak ada komentar:

Posting Komentar